Home Start Back Next End
  
10
Sejak  itu,  perkembangan
E-learning  dari masa ke
masa  adalah  sebagai  berikut:
(1)
Tahun
1990 :
Era
CBT
(Computer-Based
Training)
di
mana
mulai
bermunculan
aplikasi
e-learning
yang
berjalan
dalam
PC
standlone
ataupun
berbentuk
kemasan
CD-ROM.
Isi
materi
dalam
bentuk
tulisan
maupun
multimedia (video
dan
audio)
dalam format mov, mpeg-1, atau avi.
(2) Tahun 1994 : Seiring dengan diterimanya CBT oleh masyarakat sejak tahun 1994
CBT
muncul
dalam
bentuk
paket-paket yang
lebih
menarik
dan
diproduksi secara
massal.
(3)  
Tahun  
1997 :  
LMS  
(Learning 
Management  
System). 
Seiring  
dengan
perkembangan teknologi
internet,
masyarakat
di
dunia
mulai
terkoneksi
dengan
internet. 
Kebutuhan 
akan 
informasi 
yang 
dapat 
diperoleh 
dengan 
cepat 
mulai
dirasakan
sebagai
kebutuhan mutlak
,
dan jarak
serta
lokasi
bukanlah
halangan
lagi.
Dari 
sinilah 
muncul 
LMS. 
Perkembangan 
LMS 
yang 
makin 
pesat 
membuat
pemikiran  baru 
untuk 
mengatasi 
masalah  interoperability  antar 
LMS 
yang  satu
dengan
lainnya
secara
standar.
Bentuk
standar yang
muncul
misalnya standar
yang
dikeluarkan oleh
AICC
(Airline
Industry
CBT
Commettee),
IMS,
SCORM,
IEEE
LOM, ARIADNE, dsb.
(4) Tahun 1999 sebagai tahun Aplikasi E-learning berbasis web. Perkembangan LMS
menuju
aplikasi
e-learning
berbasis
web
berkembang secara
total,
baik
untuk
pembelajar
(learner)
maupun
administrasi
belajar
mengajarnya. LMS
mulai
digabungkan dengan
situs-situs
informasi,
majalah,
dan
surat
kabar.
Isinya
juga
semakin
kaya
dengan
perpaduan
multimedia ,
video
streaming,
serta
penampilan
interaktif dalam berbagai pilihan format data yang lebih standar, dan berukuran kecil.
2.3.4 E-learning 2.0
Istilah
e-Learning
2.0
digunakan
untuk
merujuk
kepada
cara
pandang
baru
terhadap
pembelajaran
elektronik
yang
terinspirasi
oleh
munculnya
teknologi
2.0.
Sistem
konvensional pembelajaran
elektronik
biasanya
berbasis
pada
paket
pelajaran
yang
disampaikan
kepada
siswa
dengan
menggunakan
teknologi
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter