|
11
(biasanya
melalui
LMS). Peran siswa dalam pembelajaran terdiri dari pembacaan dan
mempersiapkan tugas. Kemudian tugas dievaluasi oleh
guru.
Sebaliknya, e-learning
2.0
memiliki
penekanan
pada
pembelajaran yang
bersifat
sosial
dan
penggunaan
perangkat
lunak
sosial
(social
networking)
seperti
blog,
podcast
dan
Second
Life. Fenomena ini juga telah disebut sebagai Long Tail learning.
Selain
itu juga, E-learning 2.0 erat
hubungannya dengan Web 2.0, social networking
2.4 Data Umum tentang Simbolisme
2.4.1 Bambu
Bambu mempresentasikan jiwa dari
musim panas, tetapi karena bambu adalah
tanaman
yang
selalu
bisa
hidup
di
musim
apapun,
ia
diibaratkan sebagai
seorang
pemuda
dengan
sifat
baik
yang
sempurna.
Bambu
memiliki integritas yang
lurus
sekaligus
flesibilitas,
mempunyai
keseimbangan
yang
sempurna
antara
keanggunan
dan kekuatan, atau yin dan yang.
Ketika
badai
datang,
bamboo akan
ikut
membengkok
sesuai
arah
angin,
lalu
ketika badai reda, ia akan kembali berdiri dengan tegak dan lurus seperti sedia kala.
Bambu
juga
melambangkan kesederhanaan dan
kerendahan
hati.
Bambu
adalah
tanaman
yang
simple,
tidak
menghasilkan bunga
ataupun
buah.
Chen
Pan
Chiao
membandingkan
dirinya
dengan
tanaman
bamboo
dan
berkata,
Aku
tidak
akan
menumbuhkan bunga agar aku tidak akan
menggoda kupu-kupu dan
lebah untuk
menggangguku.
Isi
batang
bambu
yang
kosong
menggambarkan
kerendahan
hati.
Seorang
bijak
pernah
berkata,
Bambu, yang
mengerti akan
kerendah hatian
dengan
mengosongkan hatinya dan tidak mengisinya dengan keangkuhan, adalah guruku.
Selain
itu, bambu
juga
melambangkan
penghormatan
kepada
leluhur dan
orang
yang
lebih
tua.
Ranting
muda
yang
berada
di
tangkai
bagian
atas
tidak
akan
tumbuh pada sudut yang sama dengan ranting
yang lebih tua.
Agar ranting
yang
lebih
tua
bisa
mendapatkan sinar
matahari. Ketika
tangkai-tangkai muda
baru
tumbuh
dari
tanah,
mereka
berada
di
bawah
bayangan
teduh
dari
ranting
yang
lebih
tua.
|