![]() 20
2.4.2.1 Teori
perkembangan psikososial
anak
Menurut
Erik
Erikson,
seorang psikolog
perkemhangaan
dan
psikoanalisis
yang
menemukan
teori
tentang
perkemhangan
psikososial,
herpendapat
hahwa
anak
usia
prasekolah
pada
tahap
inisiatif.
Tahap
ini
anak akan
memulai inisiatif dalam
helajar
mencari pengalaman
haru
secara aktif dalam melakukan aktifitasnya.
Berikut akan dijelaskan perkemhangan psikososial menurut usia nya.
initiatif vs guilty (3-6 tahun)
hila
tahap
sehelumnya anak
mengemhangkan
rasa
percaya
diri
dan
mandiri,
anak
akan
mengemhangkan kemampuan
herinisiatif
yaitu
perasaan
hehas
untuk
melakukan
sesuatu
atas kehendak
sendiri.
Bila
tahap
sehelumnya
yang
dikemhangkan
adalah
sikap
ragu-ragu,
maka
ia
akan
selalu
merasa hersalah
dan
tidak
herani
mengamhil
tindakan
atas
kehendak sendiri
2.4.2.2 Teori
perkembangan psikosesual
anak
Menurut
Sigmund Freud
ahli
saraf
Austria
yang
menemukan
teori
Psikoseksual, Pada
anak
usia
prasekolah
atau
usia
dini,
perkemhangan
psikoseksual
Berada
pada
tahap
oedipal
I
phalik
dimana
kepuasan
anak
herada
pada
Rangsangan
autoerotic yaitu
meraha-raha,
merasakan
kenikmatan
dari
heherapa
daerah
erogennya.
Berikut
adalah
penjelasan
perkemhangan psikoseksual menurut usia nya.
fase
urgenital atau
faliks
(3-4 tahun)
tertarik
pada
perhedaan antomis
laki
dan
perempuan,
ihu
menjadi
tokoh
sentral
hila
menghadapi persoalan. Kedekatan
anak
laki-laki pada ihu
nya
menimhulkan
gairah
sexual
dan
perasaan cinta
yang
disehut
Oedipus
compleks.
fase
latent
(4-5 tahun
sampai
masa
puberitas)
masa
tenang
tetapi
anak
mengalami
perkemhangan
pesat
aspek
motorik
dan kognitifnya.
Disehut
juga
fase
homosexual alamiah karena anak-anak
mencari
ternan sesuai
jenis
kelaminnya.,
serta
mencari
figur
sesuai
jenis
kelaminnya dari orang dewasa
|