Home Start Back Next End
  
48
minat
beli.  
Penelitian
yang
dilakukan
oleh
isnandar
menggunakan
Structural Model
Equation (SEM).
Kualitas
pelayanan
didefinisikan
sebagai
penilaian
pelanggan
atas
keunggulan atau keistimewaan
suatu
produk
atau
layanan secara
menyeluruh
(Zeithaml,1998) 
dalam 
Yoestini 
dan 
Eva 
(2007, 
p266). 
Kualitas 
kinerja 
layanan
merupakan  suatu 
proses  evaluasi  menyeluruh  pelanggan 
mengenai 
kesempurnaan
kinerja layanan (Mowen, 1995)
dalam
Yoestini dan
Eva (2007, p266).
Kualitas pelayanan
terutama
untuk
sektor
jasa
selalu diidentikkan
dengan
mutu usaha
itu sendiri.
Semakin
baik
dan
memuaskan tingkat
pelayanannya
maka akan semakin bermutu
usaha
tersebut
begitu
pula sebaliknya. Sehingga usaha
untuk meningkatkan pelayanan selalu dilakukan
agar
dapat
memaksimalkan
kualitas
jasa.
Ruyter
et
al
(1996)
dalam
Yoestini
dan
Eva
(2007,
p266)
mengemukakan
tentang
kaitan antara
kualitas
layanan
dan
minat
beli.
Dalam
penelitiannya,
diungkapkan
bahwa
kualitas
layanan
yang
baik
akan
mendorong
minat
beli
konsumen. Jika
perusahaan
asuransi mampu
memberikan
layanan
yang
berkualitas, seperti adanya pengenalan produk
yang baik, fasilitas penunjang pelayanan
yang
nyaman, serta
jaminan
keamanan
atas investasi
nasabah,
diharapkan
mampu
mendorong konsumen untuk membeli.
Pengaruh Minat Beli Terhadap Keputusan Pembelian
Penelitian
yang
dilakukan
oleh
Herche (1994)
dalam
Yoestini
dan
Eva
(2007,
p267)
menunjukkan
kaitan
antara
minat
beli
dan keputusan pembelian.
Minat
beli
konsumen
yang
tinggi
akan
mendorong
konsumen
membeli
suatu
produk.
Sebaliknya,
minat beli konsumen yang rendah akan mencegah konsumen untuk membeli produk.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter