|
115
akan
meningkatkan
biaya
agensi
untuk melaksanakan
pengawasan
terhadap
manajer.
Akan
tetapi
dengan
penerapan
good
corporate
governance, maka
perusahaan
dapat
dipercaya
oleh para stakeholdernya sehingga hal ini akan mengurangi
biaya agensi, sehingga membuat
kegiatan
ekonomi
berjalan
dengan
efisien,
dan hal
ini
akan
membuka
peluang
bagi
peningkatan nilai bagi perusahaan (co®porate value).
Sunarman
(dalam
Wulandari,
2006,
p123)
mengemukakan
dengan
penerapan good
corporate governance akan
menciptakan
entitas
bisnis
yang
lebih
efisien,
sehingga
hal
ini
akan
meningkatkan
kepercayaan
publik
dan
dampaknya
adalah meningkatkan
nilai
yang
berkelanjutan, sehingga perusahaan akan mampu bertahan untuk jangka waktu lama.
Menurut
Nair et.al (2007) kepercayaan yang tinggi dari masyarakat akan
menghindarkan
perusahaan
dari isu-isu
miring. Hal ini
dikarenakan
merekalah
yang akan
membela
perusahaan
ketika
ada
isu-isu
tersebut muncul,
dan
situasi
ini
akan
sangat
mambantu perusahaan
untuk
bertahan dari masalah tersebut.
Bahkan
ditengah situasi
yang
tenang
pun
perusahaan dapat
meningkatkan
laba
bagi
perusahaan,
karena
masyarakat
percaya
kepada
perusahaan. Akan tetapi lebih lanjut menurut
Nair et.al
(2007) hal itu
hanya
dapat dinikmati perusahaan apabila ia mampu melaksanakan tanggung jawab etikanya
(yaitu,
penerapan
corporate social
responsibility
dan
good corporate governance)
terhadap
masyarakat.
Menurut
Bu
dan Gao
(2010) tanpa
adanya
etika
bisnis
dan kepercayaan,
maka
akan
berdampak hilangnya loyalitas pelanggan, rendahnya retensi karyawan, pelanggan yang
mudah berganti merek, supplier yang menarik
diri dari kerja sama
dengan
perusahaan, dan
sebagainya.
Hal ini
pada akhirnya berdampak pada rentannya (vulnerable) bisnis perusahaan
terhadap resiko, sehingga perusahaan akan sulit untuk bertahan.
|