Home Start Back Next End
  
21
dihabiskan
karyawan untuk mengikuti
program
Corporate Social Responsibility di tempat
tersebut
6. 
Socially
Responsible Bussiness.
Dalam
Socially
responsible
business,
perusahaan
melakukan
perubahan terhadap salah satu atau
keseluruhan sistem kerja-nya agar dapat
mengurangi
dampak
buruk
terhadap
lingkungan
dan
masyarakat.
Socially responsible
business, dapat
dilakukan
dalam
bentuk:
Memperbaiki
proses
produksi,
misalnya:
melakukan penyaringan terhadap
limbah
sebelum dibuang
ke
alam bebas, untuk
menghilangkan
zat-zat
yang
berbahaya
bagi
lingkungan,
menggunakan
pembungkus
yang
dapat
didaur
ulang
(ramah
lingkungan). Menghentikan
produk-produk
yang
dianggap
berbahaya
tapi tidak
illegal.
Hanya
menggunakan
distributor
yang memenuhi
persyaratan
dalam menjaga lingkungan hidup. Membuat batasan umur dalam
melakukan
penjualan,
misalnya
barang-barang tertentu
tidak
akan
dijual
kepada anak
yang
belum
berumur 18 tahun.
Sedangkan
menurut
Gurvy
Kavei
(Ardana,
2008,
p4;
Wibisono,
2007,
p125)
ada
3
area CSR yang harus diperhatikan oleh perusahaan:
1.   Ditempat
kerja:
yaitu
seperti
aspek
keselamatan
dan
kesehatan
kerja,
pengembangan skill karyawan, dan kepemilikan saham
2.   Dikomunitas, antara lain dengan memberikan beasiswa dan pemberdayaan ekonomi
3.   Dilingkungan,  misalnya  pelestarian  lingkungan  dan  proses  produksi  yang  ramah
lingkungan.
Dari
teori-teori diatas, untuk menyesuaikan
permasalahan dan
keterbatasan
yang
dihadapi
oleh
peneliti,
maka
peneliti
akan mengembangkan
indikator-indikator
dari
lima
pilar
Prince of
Wales Business Forum (yang
dikemukakan
Ardana
2008,
Hilman
2008,
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter