Home Start Back Next End
  
59
Gambar 2.1 Kontribusi investasi Intangible asset dari persentasi
total market value dari 500 perusahaan S&P antara
tahun 1982 sampai 1999
Sumber: Daum, 2003
Jika 
melihat trend ini,
maka intangible asset memiliki porsi yang sangat
dominan
dalam
penciptaan
nilai
bagi
perusahaan
(corpo®ate
value
creation)
daripada
tangible
asset.
Akan
tetapi
hal
yang
perlu
diketahui
adalah
bahwa
penciptaan
nilai
diperlukan
sinergi
secara
bersama-sama
antara
tangible
dan
intangible asset.
Hal
ini
dikarenakan
intangible asset
mungkin
tidak
akan
berdampak
pada
bottom
line
perusahaan
untuk
beberapa tahun
kedepan (Daum, 2003, p9). Artinya penciptaan
nilai
perusahaan melalui
intangible asset perlu waktu yang lama seperti melalui
research and development
(R&D)
terlebih
dahulu.
untuk itu menurut Ulum (2009, p85) kunci suksesnya adalah penciptaan
hubungan
sebab
akibat
antara
intangible
dan
tangible
asset,
artinya
penciptaan
nilai
melalui intangible asset harus juga berdampak pada tangibe asset perusahaan.
Jadi,
dari
pemaparan
diatas penulis
dapat
menyimpulkan
bahwa corporate value
adalah
pengukuran
yang
mencerminkan
kemampuan
manajer
dalam
mengelola
semua
aset 
perusahaan 
yang 
terdiri 
atas 
tangible  dan
intangible  asset.
Untuk 
dapat
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter