|
60
meningkatkan keunggulan
kompetitifnya, perusahaan harus dapat mensinergikan antara
intangible dan tangible asset yang dimiliki perusahaan.
Dalam
penelitian
ini
corporate value
akan
dibatasi
pada
customer
capital
yang
merupakan
bagian
dari
intangible
asset.
Karena
customer
capital
merupakan
dampak
nyata
dari
corporate value. Fungsinya
adalah
menjembatani
segala
modal
yang
dimiliki
perusahaan
agar
mampu menciptakan
hubungan
yang
positif
dengan
konsumen,
relasi
bisnis, dan berbagai pihak eksternal perusahaan.
Daum menjelaskan
(2003,
p24),
melalui
pengontrolan
hubungan
dengan
customer,
maka
perusahaan
dapat
mendominasi
segala
rantai
pasok
menuju
kepada
pelanggan
akhir
dan
mendapatkan
nilai
dari
rantai
pasok
ini.
Contoh
nyatanya
adalah
Dell dengan
menjalin
hubungan
dengan
pelanggan,
Dell
dapat
langsung menjual
produknya kepada pelanggan tanpa harus melalui distributor, dan ini menjadi nilai
tambah
bagi bisnisnya,
yaitu efisiensi dalam
operasional
bisnisnya.
Lebih
lanjut
Ulum
menjelaskan
(2009,
p107)
pengelolaan
customer capital
yang
baik
akan
menyebabkan
kompetensi
dalam
aktivitas
organisasi atau respon terhadap
perubahan
pasar dapat
dikembangkan.
Hal
ini
didasarkan
pada
teori-teori modern
(Ulum,
2009,
p85),
bahwa
aktivitas
bisnis
diidentifikasikan
sebagai
nilai
tambah (value
added) dan
kekayaan
yang
jauh lebih kompleks daripada sebelumnnya, oleh karena itu lebih lanjut lagi, Ulum (2009)
mengemukakan untuk tujuan penciptaan laba, adalah penting bagi perusahaan dalam
membangun hubungannya
dengan
pelanggan
ketingkat
paling
tinggi.
Oleh
karena
itu
wawasan dan informasi mengenai pelanggan akan mengontrol segalanya dalam berbagai
aktivitas bisnis.
|