Home Start Back Next End
  
66
lebih
tepat.
Riset
ini
bersifat
fleksibel
dan
tidak
bertujuan
untuk
mencari
kesimpulan
akhir   (Hendri,   2009,   p1).   Riset   eksploratori   dilakukan   apabila   peneliti   belum
mendapatkan informasi yang
memadai dan
mencari
tahu bagaimana penelitian
sebelumnya memberikan penyelesaiannya
mengenai
masalah yang
dihadapi
dalam
penelitiannya
(Cooper
dan
Emory,
1996,
p126;
Sekaran,
2003,
p119).
Metode
yang
dapat dilakukan dapat berupa Survai yang dilakukan para ahli, studi kasus, analisis data
sekunder, riset kualitatif dalam bentuk focus goup discussion (Hendri, 2009, p1).
2.   Riset
deskriptif.
Merupakan
riset
yang   bertujuan
untuk
menggambarkan
atau
mendeskripsikan
suatu
karakteristik atau
fungsi
dari
sesuatu
hal.
Dalam
riset
ini
diperlukan informasi lengkap 6W yaitu
why, when, who, what, where
dan way (Hendri,
2009,
p1). 
Riset deskriptif biasanya
digunakan untuk mencari jawaban atas pertanyaan
(Hendri, 2009, p2). Dalam pengertian metode penelitian yang lebih luas diluar metode
sejarah
dan eksperimental,
dan
secara
lebih umum
sering
diberi
nama
metode
survey
(Nazir,
2003,
p55).
Kerja peneliti
bukan hanya memberikan gambaran fenomena,
tetapi
juga menerangkan hubungan (asosiatif), menguji hipotesis, membuat prediksi serta
mendapatkan
makna
dan implikasi
dari
suatu
masalah
yang
dipecahkan
(Nazir,
2003,
p55).
Kegunaan riset deskriptif seperti yang dikemukakan Hendri (2009, p2) sebagai berikut:
Untuk 
membuat  estimasi  persentase 
unit-unit 
dalam  suatu 
populasi 
yang
menunjukkan perilaku tertentu
Untuk menggambarkan kelompok tertentu
Untuk menentukan karakteristik suatu desain
Untuk
menentukan
tingkatan
di
mana
variabel-variabel
yang
diteliti
berhubungan satu dengan yang lain
Untuk membuat prediksi.
Karakteristk riset deskriptif menurut Hendri (2009, p2) adalah sebagai berikut:
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter