|
65
mudahnya seperti yang dikemukakan oleh Uma Sekaran (Sugiyono,
2004, p5) penelitian
terapan
adalah
penelitiian
yang
diarahkan untuk
mendapatkan
informasi
yang
dapat
digunakan sebagai solusi untuk memecahkan permasalahan yang tengah dihadapi.
2.1.7.3 Desain Penelitian
Menurut
Sekaran (2003, p117)
desain penelitian adalah suatu cara
yang
membutuhkan
pengumpulan data dan penganalisaan data, untuk sampai pada solusi, dimana
membutuhkan serangkaian proses yang melibatkan pengambilan keputusan secara rasional.
Sedangkan menurut
Cooper
dan
Emory
(1996,
p122)
ada
tiga
pengertian
mengenai
desain penelitian. Pertama, desain penelitian merupakan rencana untuk memilih sumber-
sumber dan jenis
informasi yang
dipakai
untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan penelitian.
Kedua, desain penelitian merupakan kerangka kerja untuk merinci hubungan-hubungan antar
variabel
dalam
kajian
tersebut.
Ketiga,
desain
merupakan
cetak
biru
yang
memberi
garis
besar
dari setiap
prosedur
mulai
dari
hipotesis
sampai
kepada
analisis
data.
Sedangkan
menurut Hendri (2009, p1) desain
penelitian merupakan kerangka
kerja atau rencana
untuk
melakukan
studi
yang
akan
digunakan sebagai
pedoman
dalam
mengumpulkan
dan
menganalisis data.
Jadi dari definisi-definisi tersebut maka dapat disimpulkan bahwa desain penelitian
adalah suatu
kerangka kerja atau cetak biru (blueprint) yang menjelaskan proses penelitian
dari
tahap
pengumpulan
data,
penganalisaan
data, dan
sampai pada solusi. Ada
beberapa
jenis desain penelitian diantaranya:
1. Riset
eksploratori.
Merupakan
desain
riset
yang
lebih
menekankan
pada
pengumpulan
ide-ide
dan
masukan-masukan.
Hal
ini
khusus
berguna
untuk
memecahkan
masalah
yang
luas
dan
samar
menjadi
sub
masalah
yang
lebih
sempit
dan
lebih
tepat. Riset
eksploratori
ialah
riset awal
yang
dilakukan
untuk
mengklarifikasi
dan
mendefinisikan
suatu masalah. Kegunaannya adalah untuk membantu memformulasikan masalah secara
|