|
64
2.1.7.1
Metode Penelitian Bisnis
Metode
penelitian Merupakan
usaha
penyelidikan
sistematika
dan
terorganisisir,
dimana
kata sistemtais
dan
terorganisir
mengacu
pada
cara-cara
atau
prosedur-prosedur
tertentu
yang diatur dengan baik (Indriantoro dan supomo, 2002, p3).
2.1.7.2 Penelitian berdasarkan Tujuannya
Menurut
Indriantoro
dan
supomo
(2002,
p3) motivasi
untuk
melakukan
penelitian
pada
dasarnya dapat ditimbulkan oleh dua sisi yang saling terkait. Disatu sisi penelitian merupakan
refleksi
dari keinginan
proaktif
manusia
untuk meningkatkan
pengetahuannya
mengenai
sesuatu.
Pada
sisi
yang
lain
kegiatan
tersebut didorong
oleh
keinginan
reaktif
dari
manusia
dalam
kehidupan
sehari-hari.
Berdasarkan
pemikiran
tersebut,
maka
penelitian
dibagi
dua,
yaitu Penelitian murni (basic research) dan penelitian terapan (applied resear©h).
1.
Penelitian
murni
(basic
research)
merupakan
penelitian
yang
dilakukan
dengan
tujuan
untuk menjawab
pertanyan-pertanyaan yang sifatnya
teoritis (Cooper
dan Emory, 1996,
p11; Indriantoro dan Supomo, 2002, p23) yang bertujuan untuk menguji kebenaran teori
tertentu (Kuncoro,
2003,
p6)
serta memperdalam
permasalahan
yang
dihadapi
oleh
organisasi tanpa ingin menerapkan hasil penelitiannya (Uma Sekaran yang dikutip oleh
Sugiyono,
2004,
p5).
Dan
juga
memberikan
kontribusi
bagi pengembangan
ilmu
pengetahuan (Indriantoro dan Supomo, 2002, p23).
2.
Penelitian
terapan
(applied research)
merupakan
tipe
penelitian
yang
bertujuan
untuk
menyelesaikan permasalahan-permasalahan praktis (Cooper
dan Emory,
1996, p11;
Indriantoro dan
Supomo,
2002,
p24).
Yang
menggunakan aplikasi
teori
untuk
memecahkan masalah
tersebut
(Kuncoro,
2003,
p6).
Penelitian
ini juga
diarahkan
pada
mencari jawaban-jawaban atas
pertanyaan-pertanyaan khusus dalam rangka penentuan
kebijakan,
tindakan,
atau
kinerja
tertentu
(Indriantoro
dan
Supomo,
2002,
p24).
Lebih
|