|
84
2.1.7.12
Populasi dan Sampel
Populasi
adalah
wilayah
generalisasi
yang terdiri
atas:
obyek/subyek
yang
mempunyai
kualitas dan
karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan
kemudian
ditarik
kesimpulannya (Sugiyono, 2004, p72). Menurut
Nazir (Riduwan dan
Kuncoro,
2008,
p37)
populasi adalah
berkenaan dengan
data, bukan
orang atau
bendanya.
Populasi
dibagi menjadi dua jenis populasi terbatas dan
tak terbatas (Riduwan dan
Kuncoro,
2008, p38).
a. Populasi
terbatas.
Merupakan
populasi yang
mempunyai sumber data
yang
jelas
batasnya
secara
kuantitaif
sehingga
dapat
dihitung
jumlahnya.
Contoh:
Sejumlah
2000
KK
mengunsi
akibat
bocornya
lumpur
panas
PT
Lapindo
Brantas
pada
agustus
2006
di
Porong-Sidoarjo (Riduwan dan Kuncoro, 2008, p28).
b. Populasi
tak terbatas.
Merupakan populasi
yang sumber
datanya tidak dapat
ditentukan
batasan-batasannya sehingga relatif tidak dapat ditentukan dalam bentuk jumlahnya.
Contoh: meneliti
beberapa liter pasang surut air laut pada
bulan purnama (Riduwan dan
Kuncoro, 2008, pp38-39).
Berdasarkan
sifatnya populasi
dapat digolongkan
menjadi
populasi homogen
dan
populasi heterogen.
a. Populasi
Homogen.
Merupakan
populasi
dengan
sumber
data
yang
unsurnya
(elemen)
memiliki sifat
yang sama sehingga tidak perlu
mempersoalkan jumlahnya secara
kuantitaif (Riduwan dan Kuncoro, 2008, p39).
b. Populasi
Heterogen. Merupakan populasi dengan sumber yang
unsurnya (elemen)
memiliki
sifat
yang
berbeda
(bervariasi) sehingga
perlu
ditetapkan
batasan-batasannya,
baik secara kualitatif maupun kuantitaif (Riduwan dan Kuncoro, 2008, p39).
|