|
94
Apabila
hasil pengujian
statistik
menunjukkan
bahwa
hipotesis
ditolak,
maka
yang
dimaksud
ditolak
disini
adalah
hipotesis
nolnya. Jika
hipotesis
nol ditolak,
berarti
hipotesis
alternatif secara otomatis diterima dan sebalinya, jika hipotesis
nol diterima maka
hipotesis
alternatif
ditolak.
Tentu
yang
diharapkan
oleh peneliti
adalah
supaya
hipotesis
nol
ditolak,
dengan
demikian
hipotesis
alternative merupakan
dugaan
peneliti
bisa
diterima.
Namun,
tidak
harus
dipaksakan
hipotesis
nol
ditolak. Jika
memang
setelah
diuji
dengan
statistik
ternyata harus diterima, maka hipotesis nol harus diterima.
2.1.8
SPSS (Statiscal product and service solution)
SPSS atau Statiscal
product
and
service
solution
merupakan
progam aplikasi yang
digunakan
untuk
melakukan
perhitungan
statistik
menggunakan komputer (Sarwono,
2006,
p71).
Progam SPSS
pertama
kali
dikembangkan
pada
tahun
1960
oleh
Norma
H.
Nie,
C.
Hadlay, dan
Dale
Bent dengan nama
statistical
package
for social science. Pada
tahun
1984
SPSS/PC+
untuk
PC
dikeluarkan,
pada
tahun
1992
dikeluarkan
versi
Windowsnya
(Wahana
Komputer,
2009,
p2). Seiring
berkembangnya
komputer
maka
SPSS
selalu
memperbaiki
diri
dengan
dimunculkannya
versi-versi seperti SPSS 9, SPSS10, SPSS 11, SPSS 12, dan sampai
sekarang ini telah sampai pada SPSS 17 (Priyatno, 2010, p4).
Menurut
Sarwono
(2006,
p71-73)
Menu
didalam
SPSS
dibagi
menjadi
dua
kategori,
yaitu menu utama dan submenu. Menu-menu tersbut terdiri dari:
Menu
File.
Digunakan
untuk
membuka,
menutup
file,
dan
lain-lain
yang
berkaitan
dengan pemrosesan file. Submenu yang sering digunakan ialah new, open, open data
base, save,
save as, print, print preview, dan exit.
Menu
Edit.
Digunakan
untuk
proses
editing,
misalnya
mengkopi
data
menghapus
data,
mengundo
data,
dan
lain-lain.
Submenu
yang
sering
digunakan
diantaranya
ialah undo,
redo,
copy,
cut,
paste,
clear,
find.
|