|
19
kemudian
perusahaan
mengajak
masyarakat
untuk menyumbangkan
waktu, dana atau
benda mereka untuk membantu mengatasi atau mencegah permasalahan tersebut.
Dalam cause
promotions
ini,
perusahaan bisa melaksanakan
programnya secara sendiri
ataupun bekerjasama dengan lembaga lain, misalnya : non government organization
2. Cause-Related
Marketing.
Dalam cause
related
marketing, Pe®usahaan be®komitmen
untuk
mendonasikan sebagian
dari
keuntungan yang
didapat
perusahaan untuk
membantu
mengatasi
atau mencegah
masalah
tertentu
umumnya
penawaran
ini
untuk
periode
yang diumumkan untuk
suatu produk
yang spesifik
untuk
suatu
kegiatan
amal
tertentu. Cause related marketing dapat berupa: Setiap barang yang terjual, maka sekian
persen
akan
didonasikan.
Setiap
pembukaan
rekening
atau
account
baru,
maka
beberapa rupiah akan didonasikan
3. Corporate Social Marketing.
Corporate
social marketing ini dilakukan perusahaan
dengan
tujuan untuk mengubah perilaku masyarakat (behavioral changes)
dalam suatu isu
tertentu. Biasanya corporate
social marketing, berfokus pada bidang-bidang
di bawah ini,
yaitu:
Bidang
kesehatan
(health issues),
misalnya:
mengurangi
kebiasaan
merokok,
HIV/AIDS,
kanker,
eating disorders, dll.
Bidang
keselamatan
(inju®y prevention
issues),
misalnya:
keselamatan
berkendara,
pengurangan
peredaran senjata api,
dan lain-lain.
Bidang
lingkungan
hidup
(environmental
issues), misalnya:
konservasi
air,
polusi,
pengurangan
penggunaan
pestisida.
Bidang
masyarakat
(©ommunity
involvement
issues), misalnya:
memberikan
suara
dalam
pemilu,
menyumbangkan
darah,
perlindungan hak-hak binatang, dan lain-lain
4. Corporate
Philanthrophy.
Corporate
philanthropy
mungkin
merupakan bentuk Corporate
Social
Responsibility
yang
paling
tua.
Corporate
philanthrophy
ini
dilakukan
oleh
perusahaan
dengan
memberikan
kontribusi/sumbangan
secara
langsung
dalam
bentuk
|