|
66
2. Non-Probability Sampling
Teknik
non-probabilty
sampling
ini
meliputi
convenience
sampling, judgment sampling, purposive sampling dan quota sampling :
Convenience Sampling
Teknik
ini
dilakukan dengan
mengumpulkan
informasi dari
elemen
populasi
yang dapat dengan
mudah
menyediakan informasi
tersebut.
Purposive Sampling
Purposive sampling, adalah
teknik
penentuan
sampel
berdasarkan
tujuan
tertentu
saja.
Sesuai
dengan
namanya,
sampel
diambil
dengan
maksud atau tujuan tertentu. Seseorang atau sesuatu diambil
sebagai
sampel
karena
peneliti
menganggap bahwa
seseorang
atau
sesuatu
tersebut
memiliki informasi
yang
diperlukan bagi
penelitiannya.
Judgment Sampling
Judgment
Sampling
melibatkan pilihan
subyek
yang
menguntungkan dalam
posisi
terbaik
untuk
memberikan
informasi
yang diperlukan. Pada
teknik sampling
judgment sampling, sampel
dipilih berdasarkan penilaian peneliti bahwa dia
adalah pihak
yang
paling
baik
untuk
dijadikan
sampel
penelitiannya. Judgment
sampling
juga digunakan
ketika jumlah objek yang diteliti dan
|