|
65
2. Dis-proportionate
Persentase
jumlah
sampel
tiap
dari
tiap
stratum tidak
sama
dengan
proporsi
ukuran
stratum
relatif
dengan
populasi. Teknik
ini
dilakukan
jika
pada
stratum
tertentu
sangat
sulit
dikumpulkan
data
yang
lebih
banyak,
atau
pada
stratum tertentu,
tingkat
heterogenitasnya berbeda dengan stratum yang lain.
Cluster sampling
Teknik
ini
merupakan kebalikan
dari
teknik
stratified
random
sampling.
Teknik
ini
dipilih
jika
terdapat
asumsi
bahwa
sifat
elemen
dalam
satu
cluster
yang
lain
cenderung
heterogen.
Teknik
ini
dilakukan
mula-mula
dengan
membagi
populasi
cluster
secara
acak, dan selanjutnya menganalisis semua subjek dalam cluster.
Area sampling
Teknik
ini
dilakukan
jika
penelitian
yang
dilakukan
berkaitan
dengan
populasi berada
dalam
wilayah-wilayah geografis
yang
dapat diidentifikasikan dengan jelas.
Double sampling
Teknik
ini
dilakukan
dengan
mengambil sejumlah
elemen
populasi
sebagai
subjek
sampel
pendahuluan, kemudian
diwaktu
yang
lain
sebagian dari sampel pendahuluan ini diteliti kembali secara rinci.
|