|
34
tergantung tingkat kebutuhan dan kepentingannya.
Apabila diperlukan strategi
yang lebih terencana dan mendetail, maka hal tersebut dapat dilakukan dan
dijalankan, sehingga dapat mencapai tujuan perusahaan dengan membentuk citra
perusahaan yang positif secara bersamaan.
3.
Manajemen Public Relations
Dalam bentuknya yang paling maju, proses PR sepenuhnya mengacu kepada
pendekatan manajerial. Menurut Cutlip dan Center (dalam Soemirat dan
Ardianto), Proses ini terdiri dari: pengumpulan fakta, perencanaan dan program,
aksi dan komunikasi, dan evaluasi (Soemirat & Ardianto, 2004:90).
a.
Pengumpulan fakta (fact finding) adalah mencari dan mengumpulkan
fakta atau data sebelum melakukan tindakan. Pada tahap ini mencakup
penyelidikan dan memantau
pengetahuan, opini, sikap dan perilaku
pihak-pihak yang terkait dengan, dan dipengaruhi oleh tindakan dan
kebijakan organisasi.
Fungsi ini menyediakan dasar semua langkah
dengan menentukan Apa yang sedang terjadi saat ini?
b.
Perencanaan dan program (planning) adalah berdasarkan fakta membuat
rencana tentang apa yang harus dilakukan dalam menghadapi berbagai
masalah. Pada langkah ini digunakan untuk membuat keputusan tentang
program publik, strategi tujuan, tindakan dan komunikasi, taktik, dan
sasaran. Langkah kedua ini akan menjawab pertanyaan Berdasarkan apa
yang kita tahu tentang situasi, apa yang harus kita lakukan atau apa yang
harus kita ubah, dan apa yang harus kita katakan?
|