|
29
Menurut Kotler dan Armstrong (2008, pp. 179-184), tahap-tahap dalam proses
keputusan pembelian adalah sebagai berikut :
1.
Pengenalan Kebutuhan
Proses pembelian dimulai dengan pengenalan kebutuhan
(need recognition),
pembeli menyadari suatu masalah
atau kebutuhan. Kebutuhan dapat dipicu oleh
rangsangan internal ketika salah satu kebutuhan normal seseorang seperti rasa lapar,
haus, dan seks timbul pada tingkat yang cukup tinggi sehingga menjadi dorongan.
Kebutuhan juga bisa dipicu oleh rangsangan eksternal. Contohnya, suatu iklan atau
diskusi dengan teman bisa membuat anda berpikir untuk membeli mobil baru. Pada
tahap ini, pemasar harus meneliti konsumen untuk menemukan jenis kebutuhan atau
masalah apa yang timbul, apa yang menyebabkannya, dan bagaimana masalah itu
bisa mengarahkan konsumen pada produk tertentu ini.
2.
Pencarian informasi
Konsumen yang tertarik mungkin mencari lebih banyak informasi atau mungkin
tidak. Jika dorongan konsumen itu kuat dan produk yang memuaskan ada di dekat
konsumen itu, konsumen mungkin akan membelinya kemudian. Jika tidak,
konsumen bisa menyimpan kebutuhan itu dalam ingatannya atau melakukan
pencarian informasi (information search) yang berhubungan dengan kebutuhan.
Konsumen dapat memperoleh informasi dari beberapa sumber. Sumber-sumber
ini meliputi sumber pribadi (keluarga, teman, tetangga, rekan), sumber komersial
(iklan, wiraniaga, situs web, penyalur, kemasan, tampilan), sumber publik
(media
|