|
24
Kesimpulan dari teori di
atas adalah fungsi dan peran public relations
antara lain adalah menjadi komunikator antara perusahaan dengan publik serta
membangun hubungan baik
dengan publiknya untuk mengahasilkan pengertian
yang sama.
Keterkaitan dengan pembahasan, PR merupakan seorang yang bertugas
sebagai jembatan komunikasi antara perusahaan dengan publiknya dalam hal ini
melalui aktivitas media relations
yang berhubungan langsung dengan salah satu
publik eksternal yaitu media.
2.1.8 Publik Dalam Public Relations
Menurut Seitel dalam Ardianto (2011: 115), publik dapat diklasifikasikan
ke dalam beberapa kategori: (1) internal and external public (internal/dalam dan
eksternal/luar); (2)
primary, secondary, and marginal/pinggiran); (3) traditional
and future public (traditional dan masa mendatang/potensial); (4)
proponent,
opopnent, and uncommitted public (pendukung, penentang dan tidak peduli).
Public Internal adalah yang terdapat didalam organsasi atau perusahaan,
seperti
supervisor
(pengawas), clerks (pegawai), managers
(manajer),
stokckholder (pemegang saham), dan board of directors
(direktur pengelola).
Publik
eksternal adalah publik yang tidak secara langsung terkait dengan
persahaan, seperti press (pers atau media massa), government (pemerintah),
community (komunitas), suppliers (pemasok). (Ardianto, 2011: 115)
Dalam menjalankan tugas dan fungsinya, seorang PR memiliki aktivitas
yang melibatkan publik internal dan eksternal. Menurut Public Relations Society
|