Home Start Back Next End
  
11
     Kemudian bentuk kedua renyoukei adalah sama seperti bentuk pertama, namun diakhiran
kata kerja, biasanya diakhiri bentuk kata kerja yang dipanjangkan atau diakhiri dengan [-ya]
atau [-na]. Contohnya seperti nomor 2 diatas, bentuk renyoukei
dari kata “shimasu” adalah
“shi” dan bentuk renyoukei
yang kedua adalah bentuk dimana di akhiran kalimat
dipanjangkan, sehingga kata “shi” tersebut menjadi “shii” dan bisa juga menjadi “shiya” atau
“shina”. Akan tetapi, tidak selalu di akhir kalimat berakhiran [-ya] atau [-na], akhiran [-a], [-i],
[-u], [-e], [-o] juga sering dipakai diakhir kalimat.
     Menurut Makino (2009, hal.18) fungsi partikel [-ya] dalam kansai ben adalah berfungsi
untuk membuat lawan bicara agar lawan mau melakukan apa yang diinginkan si pembicara.
Sedangkan fungsi partikel [-na] adalah berfungsi agar lawan mengakui atau mensetujui apa
yang diucapkan si pembicara.
2.3. Konsep dan Pengertian Perintah (??)Dalam Bahasa Jepang
     Ahli bahasa Jepang mendefinisikan arti perintah atau meirei dengan jelas dan terperinci.
Diantaranya Masuoka (1993, hal.118) memberi penjelasan bahwa perintah adalah :
   ???????????????????????????????
   ?????????????????(????)???????
   ????????????????????????????
   ????????????????????????????????
   ?????????????????
Terjemahan :
   Perintah adalah keadaan memaksa lawan untuk bergerak. Sebuah bentuk perintah
   diperlukan satu tindak tutur yang berdasar pada niat penutur dalam menguatkan isi
   pernyataan  yang membuat si petutur melakukan perintah penutur. Ungkapan
   perintah merupakan suatu bentuk tindak tutur yang menerangkan niat serta aktifitas
   dari niat tersebut yang harus dilakukan.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter