Home Start Back Next End
  
18
ketegangan, khususnya konflik dan ketegangan yang dialami oleh tokoh
protagonis. Tokoh penyebab terjadinya konflik disebut tokoh antagonis. Tokoh
antagonis beroposisi dengan tokoh protagonis, baik secara langsung ataupun tak
langsung, bersifat fisik ataupun batin. Mengenai hal ini, Ishihara (2009, hal.42)
berpendapat:
      ??????????????????????????????????
????   ???????????????????????????
??????????????????????????????????
???????????????????????????????????
??????????????????????
Terjemahan: 
   “Hero”
bagaimanapun tidak bisa dikatakan berpenampilan menarik kecuali
mempunyai perkataan yang bergaung dengan baik. Pada awalnya artinya adalah
“eiyuu”
(hero), tetapi dalam novel dan drama juga berarti “pemeran utama”
dalam
scenario. Bila lelaki disebut “hero”, bila perempuan disebut “heroine”. Tentunya
bukan karena itu dalam novel sekarang ini yang dimunculkan sebagai pemeran utama
semuanya seperti “eiyuu”
(hero) yang berperilaku hebat. Agaknya hal itu bahkan
(type) yang sebaliknya banyak.
c.
Tokoh Sederhana dan Tokoh Bulat
     Tokoh sederhana adalah tokoh yang hanya memiliki satu kualitas pribadi
tertentu, satu sifat watak tertentu saja, yang sifatnya datar, monoton, dan tidak
memberikan efek kejutan bagi pembaca. Sebagai seorang tokoh manusia, tidak
diungkapkan mengenai berbagai kemungkinan sisi kehidupannya. Sedangkan
tokoh  bulat adalah tokoh yang memiliki
dan diungkap berbagai kemungkinan
sisi kehidupannya, sisi kepribadian dan kehidupannya. Ia dapat saja memiliki
watak tertentu yang dapat diformulasikan, namun ia pun dapat menampilkan
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter