|
18
Menurut Nash, James (2010) dalam journal yang berjudul Taking the Stress Out
of Work menyimpulkan
bahwa pekerja yang memiliki tingkat stress yang tinggi di
dalam menjalankan pekerjaannya dapat mempengaruhi jalannya perusahaan.
Menurut Donna M. et al (2011) dalam journalnya yang berjudul Violence
Against Nurses and its impact on stress and productivity menyimpulkan bahwa
kekerasan yang ada di tempat kerja merupakan masalah yang signifikan bagi perawat
karna dapat mempengaruhi tingkat stress kerja yang tinggi dan dapat menurunkan
produktivitas kerja perawat tersebut.
Dan menurut Muhammad Nassem Shadid, Khalid latif, DR. Nadeem sohail dan
Muhammad Allem Ashraf (2012) dalam journal yang berjudul Work Stress and
Employee Performance in Banking Sector Evidence From District Faisalabad, Pakistan
berpendapat bahwa stres kerja adalah
masalah yang meningkat
dalam organisasi
dan
sering menimbulkan efek negatif bagi kinerja pekerja.
Dari uraian diatas dapat disimpulakan bahwa terjadinya stres kerja adalah
dikarenakan adanya ketidakseimbangan antara karakteristik kepribadian karyawan
dengan karakteristik aspek-aspek pekerjaanya dan dapat terjadi pada semua kondisi
pekerjaan.Adanya beberapa atribut tertentu sperti tuntutan efisiensi dalam pekerjaan atau
beban kerja dapat mempengaruhi daya tahan stres seorang karyawan.
2.1.2.3 Faktor-faktor Penyebab Stres Kerja
Cooper dalam Arnold (2005:P395-410), terkait dengan seluruh jenis pekerjaan,
menjabarkan tujuh faktor yang menyebabkan terjadinya stres kerja, antara lain:
1.
Faktor-faktor intrisik pekerjaan antara lain adalah:
Kondisi lingkungan kerja yang kurang baik
|