![]() 36
1.
Core Mechanics
Salah satu tugas dari desainer game untuk merubah
peraturan umum dari game menjadi model simbolis dan
matematika yang dapat diimplementasikan dengan algoritma.
Model ini disebut core mechanics of the game. Model ini lebih
spesifik daripada peraturan.
Core mechanics merupakan jantung dari setiap game yang
menghasilkan gameplay. Core mechanics mendefinisikan
tantangan yang dapat ditawarkan oleh game dan tindakan yang
dapat diambil pemain untuk menghadapi tantangan tersebut.
Desainer game memutuskan tingkat realitas dari sebuah
game berdasarkan konsepnya. Keputusan yang diambil
menentukan seberapa kompleks core mechanic-nya.
2.
User Interface
User interface yang dimiliki sebuah game harus dapat
menghibur. User interface berada diantara core mechanics sebuah
game dan pemain, menerima tantangan yang dihasilkan core
mechanics dan merubahnya menjadi grafis pada layar dan suara
dari speaker. User interface juga menerima tombol yang pemain
tekan dan pergerakan dari keyboard atau controller menjadi
sebuah tindakan dalam permainan.
Gambar 2.14 Hubungan antara Player, User Interface, dan
Core Mechanics. (Adams, 2010, p37)
|