Home Start Back Next End
  
60
2.
(Li & Suomi, 2009), dalam penelitiannya mengusulkan skala dimensi dalam
mengukur e-service quality. Pertumbuhan dari internet dan globalisasi pasar,
menyebabkan   perusahaan   mulai   menerima   dan   mengadopsi   teknologi
informasi dan komunikasi yang baru yang ditawarkan oleh e-service terhadap
pelanggan mereka. Tujuan dari studi ini adalah perluasan dari dimensi utama
service quality dalam realitas e-service. Penelitian ini yang dilakukan dengan
mengekplorasi   skala   dimensi   e-service   quality   dan   skala  
SERVQUAL. Diusulkan   delapan   dimensi   untuk   mengukur   e-service  
quality   dengan merumuskan  dan  memodifikasi  instrumen  SERVQUAL, 
yaitu:  (1)  website design  diusulkan  sebagai  gambaran  dari  tangible  dari 
SERVQUAL,  (2) reliability diusulkan sebagai kemampuan melakukan apa
yang dijanjikan, (3) responsiveness  diusulkan  sebagai  kecepatan  layanan 
yang  dilakukan  untuk pelanggan  melalui  media  digital  ketika  pelanggan 
menghadapi  pertanyaan atau masalah, (4) security diusulkan sebagai
kebebasan dari bahaya, risiko atau  gangguan  selama  proses  layanan,  (5) 
fulfillment
diusulkan  sebagai informasi yang diterima pelanggan
merupakan informasi yang benar mengenai ketersediaan produk atau jasa
adalah hal penting ketika pelanggan melakukan pembelian, (6)
personalization diusulkan sebagai interaksi antara pelanggan dan perusahaan
yang menawarkan kesempatan untuk memperoleh informasi mengenai 
pelanggan  seperti  kebiasaan  membeli,  kebutuhan,  prioritas,  dan
sebagainya yang memungkinkan untuk ditawarkan sebagai layanan personal,
(7) information diusulkan sebagai keterangan yang memicu proses, dimana
informasi  yang  diperoleh  pelanggan  mendorong  untuk  membuat 
keputusan membeli,  (8)  empathy  diusulkan  sebagai  kontak  yang 
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter