|
Buchanan
menjelaskan
bahwa
komitmen didefinisikan
sebagai
suatu
jaminan
atau
pengikat
individu
untuk
tindakan konsumen
yang
mengakibatkan
beberapa
keterikatan
afektif
terhadap perilaku.
Oleh
karena
itu,
ikatan
psikologis
dianggap
sebagai komponen kunci dari komitmen.
Untuk
menambahkan
pembuktian
dalam pengukuran
komitmen,
Pritchard,
Howard,
dan
Havitz
(1992)
mengadaptasi
teori
dari
Crosby
&
Taylor
(1993)
mengenai psychological commitment , menyatakan:
as a basis for the operationalization of the Psychological commitment
instrument (PCI). The primary aspect of the PCI is symbolic consistency that
measures overall reluctance to change important associations with service. The
second
factor of PCI is volition which is related to components of free choice and
control in ones preference for service. Positional involvement is the third factor and
refers to personal values and self-images perceived in association with service
Pernyataan diatas dapat diartikan, sebagai dasar bagi operasionalisasi
instrumen komitmen Psikologi (PCI). Aspek utama dari PCI adalah konsistensi
simbolik
bahwa
langkah-langkah keengganan
secara
keseluruhan
untuk mengubah
asosiasi penting dengan layanan. Faktor kedua PCI adalah kemauan yang terkait
dengan
komponen
pilihan
bebas
dan
kontrol
dalam preferensi
seseorang
untuk
layanan. Posisi keterlibatan adalah
faktor ketiga dan mengacu pada
nilai-nilai pribadi
dan self-image yang dirasakan dalam hubungan dengan layanan.
|