|
16
II.2
Tinjauan Khusus
II.2.1 Kelelahan
Dalam
kehidupan
sehari-hari,
bila
kita
melakukan
aktivitas
fisik
berat,
misalnya
melakukan
olahraga
berat,
maka akan timbul
kelelahan.
Beberapa
definisi kelelahan menurut berbagai sumber :
-
Menurut Giriwijoyo, Kartinah, dan
Sulianti
(2008),
kelelahan adalah
menurunnya
kualitas
dan kuantitas
kerja
atau
olahraga
yang
disebabkan oleh karena (akibat dari) melakukan kerja atau olahraga
yang telah dilakukan sebelumnya
-
Dinangsit
(2009)
mendefinisikan
kelelahan
(fatigue)
sebagai
rasa
capek
yang tidak
hilang
waktu
istirahat,
yang dapat
berupa
kelelahan
fisik
ataupun mental.
-
Menurut Indra Darma Sitepu (2008),
Kelelahan adalah suatu tanda
yang
bersifat sebagai pengaman yang memberitahukan tubuh bahwa
kerja
yang
dilakukan
telah
mendekati
batas
maksimal
kemampuannya.
Kelelahan
pada dasarnya
merupakan
keadaan
fisiologis
normal
yang
dapat dipulihkan dengan beristirahat.
Kelelahan dapat
dibedakan menjadi
2,
yaitu
kelelahan fisik
dan
kelelahan
mental.
Kelelahan
fisik
terjadi
ketika
otot tidak
dapat
melakukan
kegiatan
apa
pun
semudah
seperti
sebelumnya,
sedangkan
kelelahan
mental
terjadi
ketika
kita tidak
dapat
memusatkan
pikiran
seperti
sebelumnya
(Dinangsit,
2009)
Menurut
Med
Express
(2009),
kelelahan
menunjukkan
beberapa
gejala,
antara lain:
1.
Nyeri otot dan persendian.
2.
Lemah otot dan keletihan.
3.
Kehilangan
motivasi
4.
Menghindari
latihan fisik
5.
Kekurangan
energi,
sulit
berkonsentrasi,
dan
melaksanakan
tugas-tugas
biasa.
6.
Rasanya ingin tidur untuk mengistirahatkan
tubuh dan pikiran.
7.
Mata merah, berair, dan teriritasi
|