|
20
DALAM era yang semakin maju, norma-norma kesopanan mulai
bergeser. Namun, jangan sampai hal ini terjadi pada anak Anda. Dengan
kemajuan teknologi yang semakin pesat. Komunikasi tidak perlu dilakukan
dengan tatap muka. Telefon, e-mail, dan SMS telah menggantikan peran
komunikasi yang sesungguhnya. Karenanya, mengajari anak bersopan
santun pun lebih sulit daripada sebelumnya.
Berikut ini beberapa kiat mengajarkan anak sopan santun, seperti dikutip
About,
Tolong dan Terima Kasih,
Hal ini tentu saja menjadi salah satu dasar sopan santun. Saat anak
tumbuh semakin besar, orangtua dapat mengajarkan anak untuk
menuliskan pesan terima kasih, diutamakan untuk menggunakan
pensil dan kertas. Ajarkan anak untuk berterima kasih tidak hanya
untuk hadiah yang diberikan, namun juga pada orang yang telah
membantu mereka. Misalnya, pelayan restoran dan pada orangtua
yang telah mengantarnya ke sekolah.Senada dengan kata tolong dan
terima kasih ialah beberapa frase seperti, "Bolehkah saya bantu",
"Baik, terima kasih," atau "bagaimana kabarmu?" demikian
dijabarkan Patricia Rossi, penulis buku Everyday Etiquette.
Latihan menyapa
Mengajari anak untuk menyapa orang merupakan salah satu skill
yang harus Anda lakukan. Ajarkan anak untuk menatap mata lawan
bicaranya dan berjabat tangan saat bertemu orang. Cara terbaik
untuk melakukannya dengan bermain peran bersama anak Anda.
|