|
14
memiliki kinerja yang baik maka akan mempengaruhi kinerja kelompok yang lain,
begitu juga sebaliknya.
Menurut Keban (2004:183) kinerja kelompok menggambarkan sampai
seberapa jauh seseorang telah melaksanakan tugas pokoknya sehingga dapat
memberikan hasil yang telah ditetapkan oleh kelompok atau instansi.
Kinerja
kelompok dilakukan untuk pembagian pekerjaan sesuai dengan fungsi dan tujuannya
masing-masing.
Interaksi antar pekerjaan dalam kelompok termasuk bagian yang kompleks di
dalam organisasi. Interaksi tersebut dipengaruhi oleh lima faktor, yaitu lokasi, sumber
daya, waktu dan tujuan yang saling bergantung, task uncertainly
dan task
interdependence (Griffin, 2008:259). Kinerja kelompok berdasarkan pada keputusan
bersama untuk mencapai tujuan organisasi (Kerr, 2005).
2.1.2.1 Dimensi Kinerja Kelompok
Menurut Claus W. Langfred (2005) dimensi dari kinerja kelompok adalah:
a.
Quantitative production
Quantitative production
merupakan penetapan nilai numerik dalam hal
pengukuran jumlah produksi meliputi:
-
Production goals
|