|
28
a.
Identitas
Menurut teori perkembangan yang dikemukakan oleh Erikson (dalam
Santrock, 1996),
masa remaja ada pada tahap dimana krisis identitas
versus difusi identitas harus
diatasi.Perubahan biologis dan social
memungkinkan terjadinya dua bentuk integrasi terjadi padakepribadian
remaja:
a)
Terbentuknya perasaan akan konsistensi dalam kehidupannya dan,
b)
Tercapainya identitas peran, kurang lebih dengan cara
menggabungkan motivasi,
nilai-nilai,
kemampuan dan gaya yang
dimiliki remaja dengan peran yang dituntut dari remaja.
b.
Kontrol Diri
Kenakalan remaja juga dapat digambarkan sebagai kegagalan untuk
mengembangkankontrol diri yang cukup dalam hal tingkah laku.
Beberapa anak gagal dalammengembangkan kontrol diri yang esensial
yang sudah dimiliki orang lain selama proses
pertumbuhan. Hasil
penelitian yang dilakukan Santrock (2002), menunjukan bahwa
ternyata kontrol diri mempunyai peranan penting dalam kenakalan
remaja.
Pola asuh
orang tua yang efektif di
masa kanak-kanak
(peranan strategi yang konsisten, berpusat pada anak dan tidak aversif)
berhubungan dengan dicapainya pengaturan diri oleh anak.
Selanjutnya, dengan memiliki ketrampilan ini sebagai atribut internal
akan berpengaruh pada menurunnya tingkat kenakalan remaja.
|