Start Back Next End
  
19
kemampuan, penampilan fisik, dan sebagainya (Deaux dalam Sarwono
2009). Konsep diri merupakan kesan terhadap diri sendiri secara
keseluruhan yang mencakup pendapatnya terhadap diri sendiri tentang
gambaran diri di mata orang lain, dan pendapatnya tentang hal-hal yang
dicapai (Ghufron dan Rini S. 2010).
Monks (2004) berpendapat bahwa
pembentukan konsep diri pada remaja sangat penting karena akan
mempengaruhi kepribadian, tingkah laku, dan pemahaman terhadap
dirinya sendiri. Sehingga pencarian identitas merupakan konflik utama
yang dialami oleh remaja. 
Menurut Hurlock (1996) konsep diri adalah penilaian remaja
tentang diri sendiri. Yang terbagi berdasarkan beberapa sifat, yaitu:
1)
Konsep Diri Fisik
Gambaran remaja tentang penampilannya, dengan seksnya, arti
penting tubuhnya dalam hubungannya dengan perilakunya, dan gengsi
yang diberikan oleh tubuhnya dimata orang lain.
2)
Konsep Diri Psikis
Gambaran remaja tentang kemampuan dan ketidakmampuannya, harga
dirinya dan hubungan dengan orang lain.
3)
Konsep Diri Sosial
Gambaran remaja tentang hubungannya dengan orang lain, dengan
teman sebaya, dengan keluarga, dan lain-lain.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter