|
30
Setiap unit bisnis perlu mendefinisikan misi spesifiknya dalam lingkup misi
perusahaan yang lebih luas.Misi perusahaan memiliki peranan yang signifikan dalam
pencapaian tujuan perusahaan.
b.
Analisis Lingkungan Eksternal (Peluang dan Ancaman)
Umumnya, suatu unit bisnis harus memantau kekuatan lingkungan makro
atau demografi ekonomi, teknologi, politik-hukum, dan sosial budaya dan pelaku
lingkungan mikro utama (pelanggan, pesaing, saluran distribusi, pemasok) yang
mempengaruhi kemampuannya memperoleh laba. Unit bisnis harus memiliki
inteligen pemasaran untuk mengikuti kecenderungan dan perkembangan penting
yang terjadi. Untuk masing-masing kecenderungan atau perkembangan, manajemen
perlu mengidentifikasi peluang dan ancaman yang ditimbulkannya.
c.
Analisis Lingkungan Internal (Kekuatan dan Kelemahan)
Selain mengetahui peluang yang menarik di lingkungannya, unit bisnis perlu
juga memiliki keahlian yang dibutuhkan untuk berhasil memanfaatkan peluang
tersebut.Setiap unit bisnis harus mengevaluasi kekuatan dan kelemahannya secara
periodik.
d.
Formulasi Tujuan
Setelah perusahaan membuat analisis SWOT, perusahaan dapat
mengembangkan tujuan khusus untuk suatu periode perencanaan. Tahap proses ini
disebut formulasi tujuan (goal formulation). Tujuan adalah sasaran yang spesifik
menyangkut besaran dan waktu. Sebagian besar unit bisnis mengejar bauran sasaran,
termasuk profitabilitas, pertumbuhan penjualan, peningkatan pangsa pasar,
kandungan risiko, inovasi, dan reputasi. Unit bisnis menetapkan sasaran ini dan
kemudian mengelolanya berdasarkan sasaran tersebut (management by objectives -
MBO). Agar sistem MBO ini berhasil, tujuan unit harus memenuhi empat kriteria :
|