Start Back Next End
  
22
kurangnya jalur distribusi yang memadai, peraturan pemerintah,
kepemilikan paten, lokasi yang kurang menguntungkan, serangan dari
perusahaan yang sudah mapan, dan potensi kejenuhan pasar.
3)
Potensi pengembangan produk substitusi
Tekanan
kompetisi yang berasal dari produk substitusi meningkat
sejalan dengan menurunnya harga relatif dari produk substitusi dan
sejalan dengan biaya konsumen untuk beralih ke produk lain menurun.
4)
Kekuatan tawar-menawar penjual/pemasok
Kekuatan tawar-menawar pemasok mempengaruhi intensitas
persaingan dalam suatu industri, khususnya ketika ada sejumlah besar
pemasok, ketika hanya ada sedikit barang substitusi yang cukup bagus,
atau ketika biaya untuk mengganti bahan baku sangat mahal.
Kepentingan yang dicari oleh
pemasok dan produsen adalah saling
memberikan harga yang masuk akal, memperbaiki kualitas,
mengembangkan jasa baru, pengiriman just-in-time, dan mengurangi
biaya persediaan, dengan demikian memperbaiki profitabilitas jangka
panjang untuk semua pihak.
5)
Kekuatan tawar-menawar pembeli/konsumen
Ketika konsumen terkonsentrasi atau besar jumlahnya, atau membeli
dalam jumlah besar, kekuatan tawar-menawar mereka menjadi kekuatan
utama yang mempengaruhi intensitas persaingan dalam suatu industri.
Kekuatan konsumen juga lebih tinggi ketika yang dibeli adalah produk
standar atau tidak terdiferensiasi.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter