Start Back Next End
  
25
2.6.1
Tahap Input (Input Stage)
2.6.1.1
Matriks Evaluasi Faktor Internal (Matriks IFE)
Menurut David, Fred.R (2009:229), Matriks Evaluasi Faktor Internal
(Internal Factor Evaluation
IFE Matrix) merupakan alat formulasi strategi untuk
meringkas dan mengevaluasi kekuatan dan kelemahan utama dalam area fungsional
bisnis, dan juga memberikan dasar untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi
hubungan antara area-area tersebut. 
Matriks IFE dapat dikembangkan dengan lima tahap :
1.
Menuliskan sepuluh hingga dua puluh faktor internal, mencakup
kekuatan dan kelemahan. Menuliskan kekuatan terlebih dahulu dan
kemudian kelemahan. Membuat
sespesifik mungkin, mengggunakan
persentase, rasio, dan angka komparatif.
2.
Memberikan bobot yang berkisar dari 0,0 (tidak penting) hingga 1,0
(sangat penting) untuk masing-masing faktor. Bobot yang diberikan
kepada masing-masing faktor mengidentifikasikan tingkat penting
relatif dari faktor terhadap keberhasilan perusahaan dalam industri.
Tanpa memandang apakah faktor kunci itu adalah kekuatan atau
kelemahan internal, faktor yang dianggap memiliki pengaruh pengaruh
paling besar dalam kinerja organisasi harus diberikan bobot yang paling
tinggi. Jumlah seluruh bobot harus sama dengan 1,0.
3.
Memberikan peringkat 1 sampai 4 untuk masing-masing faktor untuk
mengidentifikasikan apakah faktor tersebut menunjukkan kelemahan
utama (peringkat = 1), atau kelemahan minor (peringkat = 2), kekuatan
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter