|
84
seta memberi dorongan dan semangat rakyat agar serempak menentang
penjajah. Sedangkan gedung kesenian mereka gunakan sebagai
pangkalan tetap selama perjuangan mereka.
4) Masa Kemerdekaan
Menurut catatan sejarah, Gedung Kesenian Jakarta yang waktu itu
masih bernama Gedung Kesenian pernah digunakan untuk sidang
pertama KNIP, yakni pada tanggal 29 Agustus 1945 atau tept 12 hari
setelah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Peristiwa penting
ini dicatat karena merupakan peristiwa politik pertama yang
menggunakan gedung kesenian itu. KNIP sendiri waktu itu bisa
disetarakan dengan parlemen atau DPR. Peristiwa ini semakin penting
karena dihadiri oleh Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Moh. Hatta.
Pada tahun 1951 gedung pertunjukan ini sempat pula " melenceng"
dari fungsi sebenarnya, yakni dijadikan ruang kuliah para mahasiswa
Fakultas Ekonomi dan hukum Universitas Indonesia, pada pagi hari.
Tetapi dimalam hari tetap dijadikan tempat pentas oleh beberapa
kelompok teater dan drama.
Pada tahun 1968, gedung ini kembali berganti peran, yakni sebagai
bioskop "Diana" di
bawah pimpinan Prof.
Siswabessy yang kemudian
menjadi Menteri Kesehatan tahun 1968, Disinilah masyarakat bisa
menonton film-film India. Tahun 1969 dibentuk Yayasan Gedung
Kesenian di bawah Almarhum Brigjen Pringadi yang bertujuan menjaga
agar gedung tetap terawat. Setahun kemudian, yayasan tersebut berubah
menjadi bioskop "City Theater " yang khusus memutar film mandarin.
Gedung menjadi tak terawat dan kehilangan fungsinya. Sementara
|