Start Back Next End
  
27
3.
Audit Operasional (Operational Audit).
Audit operasional merupakan
review secara sistematik kegiatan
organisasi, atau bagian daripadanya, dalam hubungannya dengan tujuan
tertentu. Tujuan audit operasional adalah untuk mengevaluasi kinerja
mengidentifikasi kesempatan untuk peningkatan, dan
membuat
rekomendasi untuk perbaikan atau tindakan lebih lanjut. Pihak yang
memerlukan audit operasional adalah manajemen atau pihak ketiga. Hasil
audit operasional diserahkan kepada pihak yang meminta
dilaksanakan
audit tersebut agar pelaksnaan operasionalnya dapat berjalan dengan
effektif dan efisiensi.
II.4. Sistem Pengendalian Internal
II.4.1. Pengertian Sistem Pengendalian Internal
Pengendalian internal merupakan metode yang berguna bagi
manajemen untuk menjaga kekayaan organisasi, meningkatkan efektivitas
dan efisiensi kinerja.
Disamping itu, sistem pengendalian internal dapat
mengendalikan ketelitian dan akurasi pencatatan data akuntansi.
Definisi sistem pengendalian internal yang penulis kutip dari sumber
menuliskan bahwa :
1.
Menurut Committee of Sponsoring Organizations (COSO) of
Treadway Commission report, seperti dikutip oleh Bagnaroff, Moscove,
dan Simkin (2001) yaitu:
“A process, effected by a board of directors, management, and other
personnel, designed to provide reasonable assurance regarding the
achievement of objectives in the following categories-effectiveness and
efficiency of operations,. Reliability of financial reporting, and
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter