Start Back Next End
  
45
II.6.3. Penerimaan Kas
Menurut Donald E. Kieso, Jerry J. Weygandt, Terry D.
Warfield(2008:342) yang diterjemahkan oleh Emil Salim, S.E,
pengertian kas adalah
aktiva yang paling likuid, merupakan media
pertukaran standar dan dasar pengukuran serta akuntansi untuk semua
pos-pos lainnya. 
Penerimaan kas merupakan hasil dari beberpa aktivitas.    
Sebagai
contoh, kas diterima dari hasil transaksi pendapatan,
pinjaman jangka
pendek atau
jangka panjang, serta aktiva lainnya.
Lingkup bagian ini dibatasi pada penerimaan kas dari penjualan  tunai
dan penagihan dari pelanggan atas penjualan kredit.
Fungsi penerimaan kas yang meliputi pemrosesan penerimaan kas
dari penjualan tunai dan kredit, termasuk sub fungsi sebagai berikut :
1.
Menerima penerimaan kas
2.
Menyetorkan kas ke bank
3.
Mencatat penerimaan kas
Sebagaimana dalam kasus transaksi penjualan kredit, pemisahan
tugas untuk melakukan fungsi fungsi ini merupakan aktivitas
pengendalian internal yang penting. Fungsi-fungsi, aktivitas
pengendalian yang berlaku, dan asersi yang relevan serta tujuan audit
spesifik akan dijelaskan dalam bagian tersebut. Banyak dari
pengendalian
tersebut berkaitan dengan penerimaan dan penyetoran
kas yang
melibatkan
cek dan saldo secara manual daripada dengan
computer,
pengendalian
komputer paling
efektif
dalam
mengendalikan pencatatan sub fungsi.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter