Start Back Next End
  
49
semacam itu yang
berfokus pada penetapan validitas, atau eksistensi
atau kejadian transaksi itu dan mencakup hal-hal berikut:
1.
Otorisasi yang tepat atas transaksi retur penjualan. Sebagai
contoh, retur penjualan harus diotorisasi oleh manajemen
penjualan.
2.
Perhitungan independen atas barang-barang yang diretur.
3.
Penggunaan dokumen dan catatan yang tepat, terutama
penggunaan
memo kredit yang telah disetujui untuk pemberian
kredit atas barang-barang yang dikembalikan atau rusak.
4.
Pemisahan tugas untuk mengotorisasi transaksi penyesuaian
penjualan dan penanganan serta pencatatan penerimaan kas.
II.6.4.1.Fungsi-fungsi Sistem Retur Penjualan
1.
Fungsi Penjualan
Dalam transaksi retur penjualan, fungsi ini bertanggung jawab atas
penerimaan pemberitahuan mengenai pengembalian barang yang
telah
dibeli oleh pembeli. Otorisasi penerimaan kembali barang
yang telah dijual tersebut dilakukan dengan cara membuat memo
kredit yang dikirimkan kepada fungsi penerimaan.
2.
Fungsi Penerimaan
Dalam transaksi retur penjualan, fungsi ini bertanggung jawab atas
penerimaan barang berdasarkan otorisasi yang terdapat dalam
memo kredit yang diterima dari fungsi penjualan.
3.
Fungsi Gudang
Fungsi ini bertanggung jawab atas penyimpan kembali barang
yang
diterima dari retur penjualan setelah barang tersebut
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter