Start Back Next End
  
33
c.
Sikap Asertif.
Kata asertif, dapat diartikan dengan kata “Seimbang”, yaitu sikap yang
mampu mengedepankan kepentingan orang lain disamping kepentingan kita
sendiri. Ini adalah sikap yang selalu mencari solusi yang “win-win” dalam
setiap yang persoalan yang dihadapi. Dan sikap ini tidak selalu mencari
pembenaran bagi pihak sendiri karena menyadari bahwa setiap orang atau
golongan selalu memiliki kekurangan dan juga sekaligus kelebihan. Sikap
asertif ini juga memiliki ciri – ciri tidak emosional tetapi lebih berpikir secara
seimbang antara  emosional dan rasional. Dalam setiap persoalan sikap asertif
berusaha menempatkan diri sebagai orang dewasa yang mampu berdiskusi
bukan seperti anak –
anak yang selalu ingin menang sendiri.
Sesungguhnya
sikap asertif ini menyangkut seluruh aspek kehidupan dan perilaku manusia.
Dari seluruh aspek ini kita dapat mengambil 3 (tiga) aspek yang paling
penting untuk menjelaskan sikap asertif, yaitu: aspek komunikasi, aspek
empati dan aspek tindakan. Masing –
masing aspek ini dapat dijelaskan
sebagai berikut:
1.
Aspek Komunikasi
Dalam aspek ini seseorang dianjurkan agar membiasakan diri dengan
“mendengarkan” sebelum berbicara. Dengan mendengarkan kita bisa
lebih mengerti persoalan yang dihadapi orang lain, keinginan –
keinginannya dan alasan – alasannya.
2.
Aspek Empati
Adalah sikap yang berusaha mengerti situasi orang lain sebelum minta
orang lain untuk mengerti keadaan kita. Sikap memahami dan menolong
orang ini sudah banyak dibahas pada sikap “Empaty” diatas.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter