Start Back Next End
  
29
mengurangi akibat yang merugikan dari adanya perubahan, dan pada
saat yang bersamaan mampu mengambil kesempatan untuk
memperoleh manfaat yang potensial.
2.3.3
Laporan Keuangan Komersial Dan Fiskal
Perbedaan
dalam penyusunan
laporan
keuangan
menurut
standar
akuntansi
dan peraturan
perpajakan
menyebabkan
timbulnya
perbedaan
terhadap
hasil
laba
akhir
yang merupakan
penghasilan kena pajak, sehingga
dilakukan koreksi atas penyusunan laporan tersebut.
Laporan keuangan komersial adalah laporan keuangan yang kita
gunakan tanpa mengikuti standar–standar perpajakan, sedangkan laporan
keuangan fiskal adalah laporan keuangan setelah mengikuti peraturan
perpajakan.
Koreksi tersebut bisa menjadi
koreksi positif atau koreksi negatif.
Koreksi positif apabila koreksi tersebut akan menambah laba, sedangkan
koreksi negatif apabila akan membuat laba berkurang. Yang mengakibatkan
PPh yang terutang akan menjadi berbeda, Karena Dpp nya berubah.
Seperti dalam menghitung penyusutannya pun berbeda antara
komersial dan fiskal. Dalam penyusutan fiskal dalam pembagian nya
dikelompokkan seperti pada Tabel 2.1 , Sedangkan untuk komersial tergantung
barang tersebut. Sedangkan dalam fiskal tidak mengenal adanya residu atau
nilai sisa, Sedangkan dalam komersial nilai sisa diakui.
2.3.4 
Strategi Mengefesiensikan Beban PPH Badan
Beberapa alternatif strategi yang biasa digunakan dalam
mengefisiensikan beban PPh Badan adalah:
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter