Start Back Next End
  
25
dihasilkan oleh perusahaan serta pinjaman dari pihak lain sedangkan arus kas
keluar berasal dari biaya-biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan.
2.3.3.
Sifat Laporan Keuangan
Laporan keuangan disajikan untuk memberikan gambaran kemajuan
(progress report) perusahaan secara periodik. Menurut Nainggolan (2004), laporan
keuangan terdiri dari data-data yang merupakan hasil dari kombinasi antara fakta
yang telah dicatat , prinsip-prinsip dan kebiasaan-kebiasaan dalam akuntansi serta
pendapat pribadi (personal judgement).
Laporan keuangan dibuat berdasarkan fakta dari catatan akuntansi yang
merupakan catatan dari peristiwa yang telah terjadi di masa lalu dan jumlah uang
yang tercatat dinyatakan dalam harga pada waktu terjadinya peristiwa tersebut.
Dengan sifat yang demikian maka laporan keuangan tidak dapat mencerminkan
posisi keuangan dari suatu perusahaan dalam kondisi perekonomian paling akhir.
Data yang dicatat didasarkan pada prosedur maupun anggapan-anggapan
tertentu yang merupakan prinsip-prinsip akuntansi yang biasa digunakan, seperti
perusahaan akan tetap melanjutkan kegiatan usahanya (going concern). Konsep ini
menganggap bahwa perusahaan akan berjalan terus dan sebagai akibatnya jumlah
yang tercantum dalam laporan merupakan nilai-nilai untuk perusahaan yang masih
berjalan yang didasarkan pada nilai atau harga pada terjadinya peristiwa itu. Jadi
jumlah uang yang tercantum dalam laporan bukanlah nilai realisasi jika aktiva
tersebut dijual.
Proses pencatatan akuntansi diatur oleh dasar yang telah ditetapkan yang
berpedoman pada standar praktek akuntansi, tetapi penggunaannyatergantung oleh
akuntan atau pihak manajemen perusahaan yang bersangkutan.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter