Start Back Next End
  
26
2.3.4.
Keterbatasan Laporan Keuangan
Laporan keuangan juga memiliki keterbatasan yang perlu diketahui, antara
lain:
a)
Laporan keuangan dibuat secara periodik pada dasarnya merupakan integritas
report (laporan yang harus dibuat antara waktu tertentu yang sifatnya
sementara) dan bukan laporan yang final. Karena itu jumlah dan hal-hal
interim report ini terdapat pendapat pribadi yang dilakukan oleh akuntan
maupun manajemen.
b)
Laporan keuangan menunjukkan angka dalam rupiah yang kelihatannya
bersifat pasti dan tepat, tetapi sebenarnya dasar penyusunannya dengan
standar nilai yang mungkin berbeda atau berubah-ubah.
c)
Laporan keuangan disusun berdasarkan hasil pencatatan transaksi keuangan
nilai rupiah dari berbagai waktu atau tanggal yang lalu dimana daya beli uang
tersebut berubah dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya sehingga
kenaikan volume penjualan yang dinyatakan dalam rupiah belum tentu
menunjukkan unit yang dijual semakin besar, mungkin kenaikan itu
disebabkan turunnya nilai uang yang diikuti dengan kenaikan inflasi.
d)
Laporan keuangan tidak dapat mencerminkan berbagai fakta yang dapat
mempengaruhi posisi atau keadaan keuangan perusahaan karena faktor-faktor
tersebut tidak dapat dinyatakan dalam satuan uang.
2.3.5 
Pengguna Laporan keuangan
Informasi tentang laporan keuangan diperlukan oleh pengguna untuk
memenuhi beberapa kebutuhan informasi yang berbeda seperti yang tertuang dalam
IAI (2007 : 2) sebagai berikut:
1)
Investor
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter