Start Back Next End
  
51
keuntungan yang diperoleh dari selisih positif harga beli dan harga jual saham.
Umumnya pemodal dengan orientasi jangka pendek mengejar keuntungan melalui
capital gain. Misalnya seorang investor membeli saham pada pagi hari, kemudian
menjualnya pada siang hari jika harga saham mengalami kenaikan. Jika harga saham
sekarang lebih tinggi dari harga saham periode sebelumnya, maka pemegang saham
mengalami capital gain. Jika yang terjadi sebaliknya maka pemegang saham akan
mengalami capital loss. 
Menurut Jogiyanto (2010:109), return saham dibedakan menjadi dua yaitu
return realisasi (realized return) dan return ekspektasi (expected return). Return
realisasi merupakan return yang sudah terjadi yang dihitung berdasarkan data
historis. Return realisasi ini penting dalam mengukur kinerja perusahaan dan sebagai
dasar penentuan return ekspektasi dan risiko dimasa mendatang. Return ekspektasi
merupakan return yang diharapkan di masa mendatang dan masih bersifat tidak pasti.
Dalam melakukan investasi, investor dihadapkan pada ketidakpastian antara return
yang akan diperoleh dengan risiko yang akan dhadapinya. Semakin besar return yang
diharapkan akan diperoleh dari investasi, semakin besar pula risikonya, sehingga
dikatakan bahwa return ekspektasi memiliki hubungan positif dengan risiko.
Menurut Ganto (2008) bahwa kinerja keuangan yang baik dari sebuah
perusahaan merupakan pertimbangan utama bagi investor. Semakin baik tingkat
kinerja keuangan suatu perusahaan maka diharapkan harga saham meningkat dan
akan memberikan keuntungan (return) saham bagi investor. Gitman (2006:226)
mendefinisikan return
sebagai total keuntungan atau kerugian yang berasal dari
investasi dalam periode waktu yang ditentukan. Return
saham yang tinggi
merupakan salah satu daya tarik bagi investor untuk menanamkan dananya di pasar
modal. Dengan demikian kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter