|
20
Tiga tujuan utama dalam mengembangkan kesepakatan Basel I
(global association of risk professional dan badan sertifikasi manajemen risiko:
2005,A.50):
1.
Meningkatkan kekuatan dan stabilitas dari sistem perbankan internasional.
2.
Untuk menciptakan kerangka pengukuran kecukupan dari bank-bank yang
aktif secara internasional.
3.
Untuk membentuk kerangka yang dapat diaplikasikan secara konsisten
dengan berpandangan untuk mengurangi ketidaksetaraan dalam persaingan
antara bank-bank yang aktif secara internasional.
2.2.3
Kesepakatan Basel II
Kesepakatan Basel II dibentuk pada tahun 1999 dengan tujuan utamanya
adalah untuk mengarahkan semua risiko perbankan ke dalam suatu kerangka
pemikiran kecukupan modal secara menyeluruh. Basel II bertujuan meningkatkan
keamanan dan kesehatan sistem keuangan dengan menitikberatkan pada perhitungan
permodalan yang berbasis risiko. Kerangka baru Basel II dirancang mencakup tiga
konsep yang dikenal sebagai tiga pilar yaitu: (Idroes, 2006:46)
1.
Kewajiban penyediaan modal minimum (Minimum Capital Requirment) yang
memperbaiki dan memperluas aturan standar yang telah
dibuat pada
kesepakatan tahun 1988;
2.
Individual Capital Adequacy Assessment Process (Supervisory Review
Process) yang akan menjadi tantangan bagi bank dan pengawas.
3.
Disiplin pasar yang efektif (Market Dicipline) sebagai pengungkit untuk
memperkuat keterbukaan dan mendorong agar bank lebih aman, sehat dan
stabil dalam prakteknya.
|