|
24
Cerita ini berawal pada zaman tiga negara (sam kok) ketika terjadi
pemberontakan besar-besaran di daerah selatan Tiongkok, perdana menteri Tiongkok
saat itu, Zhuge Liang meminta izin kepada kaisarnya, Liu Chan untuk menumpas
pemberontakan di selatan itu, terkenal dengan sebutan The Southern Campaign
Suku selatan itu disebut juga Nanman atau orang barbar dari selatan. Raja di
daerah selatan yang memberontak itu bernama Meng Huo.
Tak lama setelah Liang sampai di daerah selatan itu, Liang sudah
mengalahkan Meng Huo 7 kali dan membebaskan 7 kali juga, dimana pada saat
pembebasan ketujuhnya Meng Huo akhirnya menyerah dan berjanji tidak akan
memberontak lagi kepada Shu Guo (saat itu belum ada sebutan Zhong Guo karena
Tiongkok masih terpecah menjadi tiga negara: Shu, Wu, Wei).
Setiap kali membebaskan Meng Huo, Zhuge Liang selalu ditentang oleh
jenderal-jenderalnya:
Kenapa dia dibebaskan ? Bagaimana jika dia memberontak
lagi? , Liang dengan tenang menjawab: Aku dengan mudah dapat menangkapnya
kembali semudah mengeluarkan tanganku dari saku. Kini aku sedang mengalahkan
hatinya
Zhuge Liang tahu jika Meng Huo ditangkap dan dibunuh, akan ada pengganti
Meng Huo lainnya dan memberontak ke Shu, karena itu dia pikir lebih baik membuat
pemimpin daerah selatan yang berpengaruh ini berpihak kepadanya dan Meng Huo
bisa memimpin daerah selatan untuk setia kepada Shu.
|