|
25
Pada peperangan yang terakhir, yang ketujuh kalinya, Zhuge Liang membuat
Meng Huo masuk ke lembah yang dikelilingi pegunungan. Dilembah itu Liang
menaruh kereta pengangkut makanan. Ketika melihat kereta itu, Meng Huo langsung
tertarik dan memimpin pasukannya masuk ke lembah itu.
Setelah pasukan Meng Huo mendekati kereta pengangkut makanan itu,
ternyata kereta itu tidak berisi makanan melainkan bubuk mesiu! Langsung saja
pasukan Shu yang sudah menunggu di kaki gunung memanah kereta-kereta yang
penuh bubuk mesiu itu dengan panah api. Terjadi ledakan besar-besaran di lembah
itu, dan dalam sekejap lembah itu menjadi lautan api yang menewaskan hampir
semua pasukan Meng Huo.
Kemenangan ini tidak membuat Liang senang, ia hanya agak menyesali:
Jasaku sangat besar kepada negara, namun dosaku juga sangat besar kepada
Langit(Tian/Tuhan); semoga Langit berkenan mengampuniku karena aku hanya
menjalankan kewajiban menjaga keamanan negara. Setelah kejadian ini, Meng Huo
kembali ditangkap pasukan Liang.
Ketika Liang menemui Meng Huo, ia langsung melepaskan ikatan tali Meng
Huo dan berkata: Silahkan anda pergi lagi dan mempersiapkan pasukan baru anda
untuk bertarung kembali . Mendengar itu Meng Huo terharu dan berkata: Tujuh
kali tertangkap, tujuh kali juga dibebaskan! Kejadian
seperti ini seharusnya tidak
pernah dan tidak akan terjadi!! Meskipun aku tidak punya adat istiadat, aku masih
|