Start Back Next End
  
29
Ragi instan yang di gunakan harus masih dalam keadaan “hidup” hal ini dapat di uji
dengan mencampurkan 1 sdt ragi instan, 1 sdt gula dan 50 ml air, aduk dan diamkan
selama 10 menit. Bila tumbuh buih berarti ragi masih dalam keadaan baik.
Fermentasi adonan biang cukup selama 30 menit. Setelah diuleni, fermentasi
kedua cukup 15 menit dan fermentasi ketiga sebelum dipakai sekitar 15 menit. Tetapi
bila membuat bakpao dalam suhu ruangan yang dingin maka waktu fermentasi bisa
di tambahkan sekitar 15 menit lagi. Sebaliknya bila suhu udara sangat panas maka
waktu fermentasi bisa lebih pendek, kurangi sekitar 5 menit. Fermentasi yang
berlebihan akan mengakibatkan bakpao menjadi keriput setelah matang karena
bakpao akan mengembang besar kemudian mengempis lagi.
3. Membuat isian
Buatlah isian sebelum membuat adonan bakpao. Isian yang matang harus
sudah dalam keadaan dingin saat diisikan. Bahkan apabila akan membuat dalam
jumlah banyak, isian dapat disiapkan beberapa hari sebelumnya dan disimpan dalam
freezer. Agar awet dan tidak mudah basi, isian matang harus dimatangkan dengan
sempurna dan sebelum disimpan harus didinginkan hingga suhu ruang.
4. Mengaduk
Proses mengaduk diperlukan saat membuat biang. Pada pembuatan biang
adonan tidak perlu diuleni atau diaduk hingga kalis, cukup hingga tercampur rata dan
adonan terlihat homogen.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter