|
31
Setelah adonan biang dicampur bahan lain dan diuleni hingga kalis. Lalu
adonan dibagi sesuai kebutuhan. Setelah itu adonan dibentuk bulat supaya hasil akhir
permukaan kulit bakpao lebih mulus dan teksturnya menjadi lebih halus.
8. Membentuk
Adonan bakpao dapat dibentuk macam-macam, misalnya kepang, mawar,
binatang, dan lain-lain. Biasanya bakpao yang dibuat menjadi aneka bentuk agaka
sedikit lebih kenyal dibanding yang berbentuk polos. Bila ingin membuat dalam
jumlah banyak, sebaiknya bakpao dibentuk sederhana saja supaya tidak memakan
waktu lama karena akan mempengaruhi fermentasi. Terlalu lama dibentuk-bentuk
dapat menyebabkan bakpao menjadi bantat.
9. Mengukus
Alat utama untuk membuat bakpao adalah dandang atau alat pengukus. Bila
ingin membuat bakpao dalam jumlah banyak perhitungkan besarnya alat pengukus.
Jika alat pengukus yang dimiliki kapasitasnya tidak terlalu besar maka sebaiknya
setiap kali membuat adonan satu resep saja. Adonan bakpao yang terlalu lama
menunggu "giliran" untuk dikukus akan berfementasi lebih lama sehingga bisa
mengempis dan keriput setelah matang.
Air di dalam alat pengukus harus benar-benar mendidih ketika bakpao
dimasukkan. Sebaiknya kukus bakpao dengan alat pengukus yang tutupannya
berbentuk kerucut untuk mengindari tetesan air. Dalam tutup yang berbentuk kerucut
|