|
8
BAB 2
LANDASAN TEORI
2.1 Teori Umum
2.1.1 Komunikasi
Menurut Carl I. Hovland (Mulyana, 2008: 68) Komunikasi adalah proses yang
memungkinkan seseorang (komunikator) menyampaikan rangsangan (biasanya
lambang-lambang verbal) untuk mengubah perilaku orang
lain (komunikan). Menurut
Lasswell (Mulyana, 2008: 69)
Cara yang baik untuk menggambarkan komunikasi adalah dengan menjawab
pertanyaan-pertanyaan berikut (Who Says What In Which Channel to Whom with
What Effect?) atau Siapa Mengatakan Apa dengan Saluran
Apa Kepada Siapa
Dengan Pengaruh Bagaimana?
Berdasarkan definisi Lasswell tersebut dapat diturunkan lima unsur komunikasi yang
saling bergantung satu sama lain, yaitu:
1.
Pertama, sumber (source)
sering disebut juga pengirim (sender), penyandi
(encouder), komunikator (communicator), pembicara (speaker)
atau originator.
Sumber adalah pihak yang berinisiatif atau mempunyai kebutuhan untuk
berkomunikasi. Untuk menyampaikan apa yang ada dalam hatinya (perasaan)
atau dalam pikirannya, sumber harus mengubah perasaan atau pikiran tersebut ke
dalam seperangkat simbol verbal dan atau nonverbal yang dipahami oleh
penerima pesan. Proses inilah yang disebut encoding.
|