Start Back Next End
  
17
Public Relations
juga merupakan proses yang terus-menerus dan
bukan hanya dilakukan satu kali namun harus terprogram secara berkala dan
dilakukan dari usaha-usaha manajemen untuk memperoleh good will
dan
pengertian dari para langganannya, pegawainya, dan publik pada umumnya.
Hal tersebut disampaikan oleh J.C. Seidel, direktur Public Relations
Devitions of Housing N.Y (Nurjaman, 2012, p. 102)
Ketika membentuk citra positif dan mendapatkan feedback
positif di
mata masyarakat belum cukup, Public Relations
menurut  Institute of Public
Relations (IPR) menyatakan bahwa PR bertujuan untuk memelihara niat baik,
hal tersebut disimpulkan oleh mengenai definisi Public Relation (Jefkins,
Public Relation, 2004, p. 9) yang mengatakan bahwa Public Relations adalah
keseluruhan upaya yang dilakukan secara terencana dan berkesinambungan
dalam rangka menciptakan dan memelihara niat baik (good-will) dan saling
pengertian antara suatu organisasi dengan segenap khalayaknya. Niat baik
yang dimaksudkan adalah bahwa program-program kegiatan PR harus
berlandaskan atas niat baik yang menguntungkan kedua belah pihak,
misalnya ketika perusahaan melakukan kegiatan CSR, maka kegiatan tersebut
harus benar-benar berlandaskan niat baik dan menguntungkan perusahaan
serta masyarakatnya, sehingga timbul saling pengertian antara masyarakat
dan organisasi perusahaannya.
Dari sudut pandang yang berbeda dalam mendefinisikan Public
Relations, Mexican Statement in Public Relations Practice (Rumanti, 2002, p.
10)
berpandangan bahwa public relations
adalah suatu bentuk seni
pengetahuan untuk mengembangkan saling pengertian dan niat baik di antara
seseorang, perusahaan, atau institusi dan publiknya. Mexican Statement in
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter