Start Back Next End
  
23
perusahaan untuk membangun citra positif perusahaan, dan hasil yang lebih
baik dari sebelumnya karena mendapatkan opini dan kritik dari konsumen.
Akan tetapi, jika fungsi public relations
yang dilaksanakan dengan baik
benar-benar merupakan alat yang ampuh untuk memperbaiki,
mengembangkan peraturan, budaya organisasi, atau perusahaan, dan suasana
kerja yang kondusif, serta peka terhadap karyawan, diperlukan pendekatan
khusus dan motivasi dalam meningkatkan kinerjanya. 
Dapat disimpulkan secara singkat, fungsi public relations (PR) adalah
memelihara, mengembangbiakkan, mempertahankan komunikasi timbal balik
yang diperlukan dalam menangani, mengatasi masalah yang muncul, atau
meminimalkan munculnya masalah seperti , hal tersebut dikemukakan Black
(2002) dalam Hamid
(Hamid, 2012). Bagi para ahli PR yang bergabung di
IPRA dan yang telah berpuluh tahun mempraktikkannya benar-benar
menyadari bahwa PR itu merupakan instrumen yang sangat penting dan
urgent untuk perkembangan dan kemajuan sebuah perusahaan sehingga
mampu bersaing, secara terus menerus fokus dalam menjaring reputasi baik
agar citra baik dari organisasinya dapat ditampilkan kepada masyarakat
sehingga kepercayaan akan muncul dari publiknya.
Bukan hanya itu saja,  fungsi Public Relations
(PR) terhadap publik
internal adalah bahwa PR harus secara terus menerus diberi informasi
mengenai peraturan, seluk-beluk organisasi atau perusahaan yang harus
mereka ketahui dan menambah daya ikut memiliki dan keterlibatannya
semakin meningkat. Itu berarti meningkatkan tanggung jawab masing-masing
karyawan dan dengan sendirinya produktivitas meningkat. Fungsi PR yang
telah dilaksanakan dengan baik benar-benar merupakan alat yang ampuh
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter